Pasar Properti Solo Jogja

  • Telepon
  • +62271-724811
  • Griya Solopos,
  • Jl. Adisucipto no 190, Solo

Begini Cara Dongkrak Pasar Properti Ritel

Begini Cara Dongkrak Pasar Properti Ritel
oleh Ivan Indrakesuma Rabu, 4 Desember 2019

Griya190.com, JAKARTA—Perlu ada strategi baru dan unik untuk mendongkrak pasar properti ritel yang tengah mengalami stagnasi. Untuk makin menarik perhatian pengunjung, pemilik properti ritel harus pintar-pintar membuat strategi agar properti ritelnya tidak sepi.

Salah satu cara jitu yang bisa digunakan para tuan tanah properti ritel adalah dengan memasukkan pameran seni dengan instalasi yang instagramable dengan tema yang unik dan menyenangkan.

Director of Research JLL Singapore Angelia Phua, menuturkan di Singapura, salah satu merek minuman bubble tea belum lama ini membuka pameran museum makanan penutup, yang asal muasalnya dimulai di Manila.

Senada, ada Selfie Museum (museum swafoto) di Kuala Lumpur, Malaysia. Kemudian ada pula Rainbow Sweets Land dan Ice Cream Land di Tokyo, Jepang.

Adapun, di Jakarta sendiri sempat ada museum instagramable seperti Haluu World dan Raven is Odd.

Hal ini mendorong tingkat aktivitas di properti ritel di Asia, mengulang kesuksesan yang sama di Amerika Serikat yang mengusung museum yang didedikasikan kepada pencinta makanan es krim dan piza.

Namun, tak seperti museum versi Amerika, yang menempati gedung kosong, versi Asia umumnya menggelar museum di mal atau yang dekat dengan mal. Hal ini lantaran untuk menyiasati keterbatasan lahan dan kepadatan kota.

Tak hanya bertema makanan, minuman, dan permainan. Di India dan Thailand ada pop up museum yang didedikasikan bagi pencinta beragam topik mulai dari kamera, kapal pesiar, dan bahkan soal migrasi.

“Museum pop up ini ditargetkan untuk menambah pengalaman pengunjung dan buzzer media sosial untuk menambah tingkat kunjungan pada mal-mal yang ditempati. Museum ini sama seperti pop up store, tapi lebih interaktif dan menarik secara visual,” jelas Phua melalui laporan tertulis, dikutip Bisnis, Selasa (3/12/2019).

Adanya museum pop up di mal atau disebut “Mallseum” juga ditujukan sebagai upaya menanggulangi persaingan dengan pedagang elektronik. Mal menjadi tempat yang menawarkan pengalaman interaktif untuk menarik para pelanggan dan mengisi kesenjangan salah satunya dengan pembelian bingkisan dari museum tersebut.

“Landlord paham betul bahwa mereka harus memosisikan mal mereka sebagai destinasi yang menawarkan pengalaman berbeda dan keunikan tersendiri bagi mal tersebut, sekaligus untuk mengundang pengunjung baru maupun pengunjung lama agar mau datang lagi,” lanjut Phua.

Saat ini, kebanyakan Museum Pop Up hanya bertahan beberapa pekan atau beberapa bulan, tapi tidak menutup kemungkinan bagi tuan tanah untuk menggelar museum yang permanen.

Dengan makin berkembangnya budaya belanja daring di Asia, museum pop up bisa berperan penting jika mal sudah berada di titik terendahnya, sekaligus menambahkan sedikit sentuhan keceriaan.

“Pop up [museum] ini benar-benar bekerja dan sudah jelas terbukti di banyak pusat belanja. Saya memperkirakan karena bisa mengisi ruang kosong di properti ritel, tren museum pop up akan terus naik,” kata Phua.

Berita Terkini Lainnya

Inspirasi Desain Interior Kamar Tidur Warna Hitam Putih

Inspirasi Desain Interior Kamar Tidur Warna Hitam Putih

oleh Ivan Indrakesuma Jumat, 7 Agustus 2020

Griya190.com, SOLO—Warna monochrome memang selalu menjadi pilihan utama bagi para penghuni rumah. Untuk urusan desain…

Ini Kekurangan dan Kelebihan Bahan Material Wood Plastic Composite (WPC)

Ini Kekurangan dan Kelebihan Bahan Material Wood Plastic Composite (WPC)

oleh Ivan Indrakesuma Rabu, 29 Juli 2020

Griya190.com, SOLO–WPC merupakan kepanjangan dari wood plastic composite atau dalam Bahasa Indonesia komposit kayu plastik….

Ternyata Ini Standar Hotel hingga Layak Dikategorikan Bintang 5

Ternyata Ini Standar Hotel hingga Layak Dikategorikan Bintang 5

oleh Ivan Indrakesuma Rabu, 29 Juli 2020

Griya190.com, SOLO–Jika Anda ingin bepergian dan memutuskan untuk menetap beberapa hari, hotel menjadi pertimbangan untuk…

Begini Rasa Optimistis Pengembang di Saat Pandemi

Begini Rasa Optimistis Pengembang di Saat Pandemi

oleh Ivan Indrakesuma Rabu, 29 Juli 2020

Griya190.com, JAKARTA — Pengembang tetap percaya diri memasarkan produk dan optimistis permintaan tetap tinggi pada…

Ini 5 Masalah di Kamar Mandi dan Cara Menghindarinya

Ini 5 Masalah di Kamar Mandi dan Cara Menghindarinya

oleh Ivan Indrakesuma Rabu, 29 Juli 2020

Griya190.com, SOLO–Kamar mandi merupakan area yang sering digunakan di rumah. Sebagai area yang sering terkena…