Pasar Properti Solo Jogja

  • Telepon
  • +62271-724811
  • Griya Solopos,
  • Jl. Adisucipto no 190, Solo

Muncul Kasus Penipuan, BKPN Imbau Konsumen Lebih Teliti Sebelum Beli Properti

Muncul Kasus Penipuan, BKPN Imbau Konsumen Lebih Teliti Sebelum Beli Properti
oleh Ivan Indrakesuma Rabu, 8 Januari 2020

Griya190.com, JAKARTA—Badan Perlindungan Konsumen Nasional mengimbau agar masyarakat tidak mudah percaya dan lebih teliti sebelum membeli properti sehingga tidak terjerumus dalam modus penipuan yang dilakukan oleh oknum pengembang properti berkedok syariah.

Wakil Ketua Badan Perlindungan Konsumen Nasional (BPKN) Rolas Budiman Sitinjak mengatakan bahwa terungkapnya beberapa kasus penipuan properti syariah yang terjadi belakangan ini makin menambah daftar panjang persoalan yang terjadi di sektor properti.

Rolas mengungkapkan bahwa selama ini pengaduan ataupun laporan yang masuk ke BPKN memang didominasi oleh sektor properti.
Dia menyebutkan sekitar 90% pengaduan yang disampaikan BPKN berkaitan dengan persoalan properti.

“Sebagian persoalan yang diadukan itu mengenai kepemilikan atau sertifikat. Jadi, banyak yang dokumen kepemilikannya belum jelas, tetapi sudah ditransaksikan ke konsumen,” ujarnya kepada Bisnis, Selasa (7/1/2020).

Agar terhindar dari modus penipuan properti berkedok syariah, Rolas pun mengimbau supaya masyarakat dapat memaksimalkan hak-haknya untuk mendapatkan informasi yang lengkap mengenai legalitas dari pengembang properti terkait, status proyeknya, dan informasi terkait lainnya.

“Masyarakat juga harus lebih cerdas sebelum memutuskan untuk membeli properti dan jangan mudah percaya dengan iming-iming nama penjual atau tawaran-tawaran menarik lainnya,” ucapnya.

Terkait dengan peran pemerintah, dia berharap agar ada tindakan tegas kepada pengembang yang telah terbukti melakukan penipuan dan melakukan penegakan terhadap upaya perlindungan konsumen.

Menurutnya, salah satu upaya yang bisa dilakukan pemerintah dalam melindungi hak konsumen ialah dengan tetap menjalankan Peraturan Menteri PUPR tentang Sistem Perjanjian Pendahuluan Jual Beli Rumah.

Permen PUPR tentang PPJB, imbuhnya, bakal menguntungkan bagi konsumen karena adanya ketentuan yang dengan jelas mengatur bahwa setiap pengembang harus menunjukkan sertifikat asli dan perizinannya secara lengkap pada setiap proyek perumahan yang dikembangkannya.

Berita Terkini Lainnya

Aksi Penipuan Marak, Pemda Harus Bikin Data

Aksi Penipuan Marak, Pemda Harus Bikin Data

oleh Ivan Indrakesuma Kamis, 23 Januari 2020

Griya190.com, JAKARTA—Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat meminta pemerintah daerah melakukan pendataan, pengawasan serta berkoordinasi…

Kawasan Industri di Jateng Dorong Pertumbuhan Bisnis Properti

Kawasan Industri di Jateng Dorong Pertumbuhan Bisnis Properti

oleh Ivan Indrakesuma Rabu, 22 Januari 2020

Griya190.com,SEMARANG–Kalangan pengembang perumahan di Jawa Tengah optimistis bisnis properti akan semakin bergeliat. Hal tersebut seiring…

Lupa Beli Rumah, Milenial Pilih Beli Tanaman

Lupa Beli Rumah, Milenial Pilih Beli Tanaman

oleh Ivan Indrakesuma Kamis, 16 Januari 2020

Griya190.com, JAKARTA – Beberapa penelitian berulangkali menyebutkan kalau milenial lupa atau tidak tertarik membeli rumah,…

Pengin Beli Rumah Bersubsidi, Cek Ini Agar Tak Tertipu

Pengin Beli Rumah Bersubsidi, Cek Ini Agar Tak Tertipu

oleh Ivan Indrakesuma Senin, 13 Januari 2020

Griya190.com, JAKARTA–Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melalui Direktorat Jenderal Penyediaan Perumahan meminta masyarakat…

Rumah Mewah Prospektif Jadi Hunian Sewa

Rumah Mewah Prospektif Jadi Hunian Sewa

oleh Ivan Indrakesuma Jumat, 10 Januari 2020

Griya190.com, JAKARTA—Pelonggaran aturan-aturan untuk memiliki hunian mewah sudah digelontorkan pemerintah sejak Juni 2019, tetapi dampaknya…