Pasar Properti Solo Jogja

  • Telepon
  • +62271-724811
  • Griya Solopos,
  • Jl. Adisucipto no 190, Solo

Lahan BUMD, Solusi Persoalan Harga di Dunia Properti

Lahan BUMD, Solusi Persoalan Harga di Dunia Properti
oleh Ivan Indrakesuma Selasa, 3 Desember 2019

Griya190.com, JAKARTA—Pemanfaatan lahan BUMD dianggap dapat menjadi solusi yang dapat dilakukan untuk mengatasi persoalan harga hunian yang semakin mahal dan terbatasnya ketersediaan lahan di Jakarta.

Direktur Eksekutif Jakarta Property Institute (JPI) Wendy Haryanto mengatakan harga hunian yang makin mahal membuat masyarakat kian sulit memiliki hunian di Jakarta dan makin memperparah jumlah defisit pasok perumahan (backlog) di Jakarta.

Data lima tahunan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) mencatat bahwa angka defisit pasok hunian di Jakarta mencapai 1,20 juta unit. Angka sebanyak itu baru jumlah rumah tangga ber-KTP Jakarta yang tercatat belum memiliki rumah sendiri.

Menurut WEndy, apabila ditambah dengan pendatang atau rumah tangga yang tidak ber-KTP Jakarta tetapi tinggal dan bekerja di Jakarta, jumlah defisit hunian akan makin tinggi. Apalagi, Jakarta saat ini masih menjadi magnet urbanisasi yang menarik para pendatang.

“Menampung warga Jakarta berarti menyediakan hunian yang layak dan murah. Pembangunan hunian vertikal menjadi opsi yang wajib dipertimbangkan untuk menyediakan rumah bagi warganya,” kata Wendy kepada Bisnis, Senin (2/12/2019).

Dia mengungkapkan bahwa salah satu solusi yang dapat dilakukan untuk mengatasi persoalan mahalnya harga lahan di Jakarta adalah dengan mendorong kerja sama badan usaha milik daerah (BUMD) dengan sektor swasta.

“Pemanfaatan lahan milik BUMD seperti pasar, misalnya, dapat meminimalisir biaya yang harus dikeluarkan untuk mendapatkan lahan di pusat kota,” ujarnya.

Wendy mengatakan bahwa ide pemanfaatan lahan milik BUMD sudah terwujud di kawasan Pasar Rumput di Jakarta Selatan. Lahan yang dimiliki PD Pasar Jaya itu sebelumnya hanya berfungsi sebagai pasar, tetapi kini ditambah dengan hunian vertikal di atas bangunannya.

Selain itu, kawasan tersebut juga menawarkan kemudahan akses transportasi karena terkoneksi dengan halte TransJakarta Pasar Rumput dan berdekatan dengan Stasiun Manggarai.

Menurutnya, konsep tersebut juga bakal dikembangkan pada lahan lainnya milik PD Pasar Jaya yaitu Pasar Senen.

Wendy mengungkapkan bahwa kehadiran hunian vertikal di atas pasar dapat makin menggairahkan roda perekonomian di pasar tersebut.

Berita Terkini Lainnya

Inspirasi Desain Interior Kamar Tidur Warna Hitam Putih

Inspirasi Desain Interior Kamar Tidur Warna Hitam Putih

oleh Ivan Indrakesuma Jumat, 7 Agustus 2020

Griya190.com, SOLO—Warna monochrome memang selalu menjadi pilihan utama bagi para penghuni rumah. Untuk urusan desain…

Ini Kekurangan dan Kelebihan Bahan Material Wood Plastic Composite (WPC)

Ini Kekurangan dan Kelebihan Bahan Material Wood Plastic Composite (WPC)

oleh Ivan Indrakesuma Rabu, 29 Juli 2020

Griya190.com, SOLO–WPC merupakan kepanjangan dari wood plastic composite atau dalam Bahasa Indonesia komposit kayu plastik….

Ternyata Ini Standar Hotel hingga Layak Dikategorikan Bintang 5

Ternyata Ini Standar Hotel hingga Layak Dikategorikan Bintang 5

oleh Ivan Indrakesuma Rabu, 29 Juli 2020

Griya190.com, SOLO–Jika Anda ingin bepergian dan memutuskan untuk menetap beberapa hari, hotel menjadi pertimbangan untuk…

Begini Rasa Optimistis Pengembang di Saat Pandemi

Begini Rasa Optimistis Pengembang di Saat Pandemi

oleh Ivan Indrakesuma Rabu, 29 Juli 2020

Griya190.com, JAKARTA — Pengembang tetap percaya diri memasarkan produk dan optimistis permintaan tetap tinggi pada…

Ini 5 Masalah di Kamar Mandi dan Cara Menghindarinya

Ini 5 Masalah di Kamar Mandi dan Cara Menghindarinya

oleh Ivan Indrakesuma Rabu, 29 Juli 2020

Griya190.com, SOLO–Kamar mandi merupakan area yang sering digunakan di rumah. Sebagai area yang sering terkena…