Pasar Properti Solo Jogja

  • Telepon
  • +62271-724811
  • Griya Solopos,
  • Jl. Adisucipto no 190, Solo

Cari Bank untuk KPR? Coba 3 Bank Ini

Cari Bank untuk KPR? Coba 3 Bank Ini
oleh Ivan Indrakesuma Rabu, 5 Februari 2020

Griya190.com, JAKARTA–Kredit Kepemilikan Rumah dengan subsidi menjadi andalan PT Bank Mandiri memacu bisnis. Direktur Utama PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk. Pahala N. Mansury mengatakan pihaknya mengharapkan program rumah subsidi dari pemerintah mendatangkan peningkatan bisnis perusahaan.

Di samping kredit dengan fasilitas likuiditas pembiayaan perumahan (FLPP), Mandiri menyasar program berdampak ganda Bantuan Pembiayaan Perumahan Berbasis Tabungan atau BP2BT yang rencananya dimulai pada kuartal II/2020.

BP2BT merupakan skema kredit yang meringankan subsidi uang muka hingga 40 persen atau dengan jumlah maksimal Rp40 juta. Program ini diperuntukkan pembelian rumah tapak dan pembangunan rumah swadaya. Tingkat bunga skema ini disesuaikan dengan suku bunga kredit di tingkat pasar.

Selain itu, Pahala menyebutkan akan menyasar segmen masyarakat yang tergolong pendapatan rendah namun selama ini tidak mendapat akses KPR bersubsidi. Menurutnya, segmen pasar tersebut masih sangat besar dan berpotensi untuk digarap.

“Kami akan sasar masyarakat non subsidi dengan menjual rumah subsidi ataupun yang mendekati nilai rumah bersubsidi, jadi bisa tetap terjangkau dan bisa terjual ke masyarakat yang tidak mendapat akses subsidi,” katanya, Senin (3/2/2020).

Mandiri juga memacu KPR bagi milenial. Utamanya untuk hunian di pusat kota melalui konsep transit on development (TOD), baik perumahan maupun bangunan tinggi.

Dengan strategi ini perseroan memproyeksikan penyaluran KPR dapat tumbuh di kisaran 10 persen.
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. juga mengharapkan KPR dapat tumbuh di kisaran dua digit pada tahun ini. Pada 2019 lalu, perseroan berhasil membukukan pertumbuhan KPR sebesar 19,18 persen secara tahunan.

Direktur Konsumer BRI Handayani mengatakan potensi untuk menggarap pasar perumahan masih didorong oleh segmen bersubsidi. Apalagi, tahun ini BRI mendapatkan kuota FLPP yang lebih tinggi dibandingkan dengan tahun 2019.

“Pertumbuhan targetnya 10 persen untuk semuanya [kredit konsumer]. KPR juga, tahun ini BRI dapat alokasi FLPP sebanyak 3.000 unit, lebih besar dari tahun lalu,” katanya.

Handayani juga mengharapkan, dengan pengembangan infrastruktur yang semakin baik di beberapa daerah dapat meningkatkan animo masyarakat sehingga KPR pun dapat lebih terdorong tahun ini.

Menurut Direktur Konsumer PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk., tahun ini ada peluang KPR akan rebound meski tidak akan langsung meningkat signifikan. Pada 2019, BNI mencatat penyaluran KPR tumbuh 8,3 persen secara tahunan, dari Rp40,75 triliun per Desember 2018 menjadi senilai Rp44,12 triliun pada Desember 2019.

Pada 2020 pun, perseroan akan mendorong KPR dengan tetap menyasar segmen nasabah fixed income dari institusi terpilih, juga dengan developer yang terpilih. Kredit juga akan diberikan secara selektif dengan menyasar nasabah eksisting yang belum memiliki portofolio KPR di BNI.

Tags:

, , ,

Berita Terkini Lainnya

Kebutuhan Desain Properti Berubah Seiring Pandemi Corona

Kebutuhan Desain Properti Berubah Seiring Pandemi Corona

oleh Ivan Indrakesuma Rabu, 1 Juli 2020

Griya190.com, JAKARTA — Menghabiskan waktu di rumah lebih banyak dari biasanya sejak pembatasan sosial berskala…

REI Usulkan Penyesuaian Antara Tapera dan BPJamsostek

REI Usulkan Penyesuaian Antara Tapera dan BPJamsostek

oleh Ivan Indrakesuma Rabu, 24 Juni 2020

Griya190.com, JAKARTA—Persatuan Perusahaan Realestat Indonesia sangat berharap besar pada program tabungan perumahan rakyat atau tapera…

Pengembang Berharap Pasar Properti Perkantoran Bisa Lepas dari Tekanan

Pengembang Berharap Pasar Properti Perkantoran Bisa Lepas dari Tekanan

oleh Ivan Indrakesuma Selasa, 23 Juni 2020

Griya190.com, JAKARTA–Di saat pandemi virus Covid-19, investasi pada properti perkantoran cenderung dihindari. Selain karena kebutuhan…

Pengembang Properti Diminta Tonjolkan Faktor Kesehatan

Pengembang Properti Diminta Tonjolkan Faktor Kesehatan

oleh Ivan Indrakesuma Senin, 22 Juni 2020

Griya190.com, JAKARTA–Para pengembang properti disarankan untuk menjadikan faktor kesehatan sebagai strategi utama dalam menggaet pembeli…

Sektor Properti Sambut Baik Kebijakan Pangkas Suku Bunga Acuan BI

Sektor Properti Sambut Baik Kebijakan Pangkas Suku Bunga Acuan BI

oleh Ivan Indrakesuma Senin, 22 Juni 2020

Griya190.com, JAKARTA–Bank Indonesia (BI) kembali memangkas suku bunga acuan BI 7-Days Reserve Repo Rate (BI…