Pasar Properti Solo Jogja

  • Telepon
  • +62271-724811
  • Griya Solopos,
  • Jl. Adisucipto no 190, Solo

Ada Corona, Begini Nasib Bisnis Properti Co-Working Space

Ada Corona, Begini Nasib Bisnis Properti Co-Working Space
oleh Ivan Indrakesuma Rabu, 18 Maret 2020

Griya190.com, JAKARTA-Bisnis properti di bidang co-working space tak banyak terdampak wabah covid-19. Managing Partner of Strategic Advisory Coldwell Banker, Tommy Bastami, mengatakan dampak dari anjuran work from home (WFH) pada bisnis co-working space dinilai hanya bersifat sementara atau dalam jangka pendek.

Besar kemungkinan tingkat okupansi ruang kerja bersama bisa menurun akibat adanya instruksi WFH. Namun, dia menyatakan hal itu bisa dimaklumi agar risiko penularan virus corona jenis baru atau Covid-19 tak semakin meluas.

“Secara jangka pendek pengaruh dari kebijakan WFH terhadap industri co-working space, tentunya ada. Karena orang akan membatasi beraktivitas keluar, termasuk di ruang kerja bersama,” ujar dia, Selasa (17/3/2020), seperti dikutip dari Bisnis.com.

Tommy mengatakan co-working space memungkinkan kelompok berkumpul dalam suatu ruangan yang disediakan operator sebagai tempat kerja, rapat atau pertemuan bisnis lainnya.

Jika melihat kondisi saat ini, dia menilai masih terlalu dini untuk menyimpulkan co-working space terkena imbas yang signifikan dari pandemi virus corona.

“Kami belum melihat dampak jangka panjang dari situasi ini terhadap co-working space. Hal itu karena virus corona dan kebijakan WFH ini sifatnya temporer,” kata dia.

Kendati demikian, dia menyatakan operator co-working space dapat terus mempertahankan tingkat okupansinya bila diiringi dengan penerapan standar operasional prosedur (SOP) yang benar. Hal itu guna mencegah penyebaran virus corona di lingkungan ruang kerja bersama yang dikelolanya.

Sebelumnya, pandemi virus corona yang semakin meluas di Indonesia nyatanya tak menyurutkan bisnis operator ruang kerja bersama.

CEO dan Co-Founder GoWork, Vanessa Hendriadi, mengatakan sejauh ini pihaknya tidak melihat adanya penurunan okupansi terhadap ruang kerja bersama.

Menurutnya, tidak adanya penurunan okupansi tersebut lantaran pihaknya sudah melakukan pre-sale sebelum pembukaan lokasi. Bahkan, hingga saat ini dia menyatakan masih ada sejumlah perusahaan yang baru masuk di beberapa lokasi.

“Saat ini, okupansi kami hampir 90 persen di semua lokasi yang sudah beroperasi di mana kami juga menerapkan sistem sewa minimum dalam jangka waktu tertentu,” katanya pada Bisnis, Selasa (17/3/2020).

Berita Terkini Lainnya

Bangkitkan Semangat Baru dengan Mendekor Ulang Ruangan

Bangkitkan Semangat Baru dengan Mendekor Ulang Ruangan

oleh Ivan Indrakesuma Selasa, 2 Juni 2020

Griya190.com, JAKARTA–Mendekorasi interior biasanya dilakukan agar penghungi rumah mendapat suasana baru. Hal itu karena suasana…

Mencari Celah untuk Bangkit di Tengah Badai Pandemi

Mencari Celah untuk Bangkit di Tengah Badai Pandemi

oleh Ivan Indrakesuma Selasa, 2 Juni 2020

Griya190.com, JAKARTA–Kalangan pebisnis masih berharap dan optimistis momentum untuk bangkit akan datang. Menurut CEO Crown…

Pengembang Properti Maksimalkan Instagram untuk Kenalkan dan Pamerkan Produk

Pengembang Properti Maksimalkan Instagram untuk Kenalkan dan Pamerkan Produk

oleh Ivan Indrakesuma Sabtu, 30 Mei 2020

Griya190.com, JAKARTA–Instagram menjadi media paling populer di dunia. Desainer asal Amerika Ryan Korban salah satunya…

Kenormalan Baru, Angin Segar Bagi Bisnis Properti

Kenormalan Baru, Angin Segar Bagi Bisnis Properti

oleh Ivan Indrakesuma Sabtu, 30 Mei 2020

Griya190,JAKARTA—Wacana pemerintah menerapkan kenormalan baru untuk bangkit di tengah pandemi diharapkan membawa angin segar bagi…

Punya Modal? Beli Saja Rumah Seken

Punya Modal? Beli Saja Rumah Seken

oleh Ivan Indrakesuma Jumat, 22 Mei 2020

Griya190.com,JAKARTA–Punya dana tapi belum tahu akan digunakan untuk apa? Beli saja rumah seken karena sejumlah…