Industri Pendukung Properti Optimistis

JAKARTA– Pelaku usaha pendukung perumahan masih mengharapkan multiplier effect dari pertumbuhan sektor properti tahun ini.

CCS Senior Manager produsen pipa PT Wahana Duta Jaya Rucika, Putra Wijaya mengatakan industri perpipaan utamanya bisa meningkatkan laju penjualan dari pengembangan kawasan industri. Sepanjang tahun lalu, kondisi ekonomi yang tak terlalu baik mempengaruhi pertumbuhan penjualan. Fokus pemerintah yang menggenjot infrastruktur juga tidak mendorong bertumbuhnya penjualan.

“Infrastruktur di jalan, di bandara, pelabuhan, ataupun di bendungan belum ada yang membutuhkan pipa skala besar. Namun secara jangka panjang infrastruktur itu akan mendukung kawasan industri yang jika tumbuh sangat membutuhkan perpipaan,” katanya pekan lalu.

Di samping itu, pembangunan kota baru yang dicetuskan Lippo di kawasan industri Cikarang, Bekasi Jawa Barat juga diharapakan dapat menjadi sinyal positif. Sebetulnya, kata dia, masih ada permintaan besar dari pasar perpipaan di Indonesia. Ketersediaan air bersih yang masih terbilang minim di Tanah Air menjadi peluang pasar yang besar produk itu.

Potensi tersebut juga dimanfaatkan para pelaku industri pipa luar negeri, yang mengincar untuk dapat masuk ke pasar dalam negeri.

Pada tahun ini Wahana Duta Jaya Rucika menargetkan pertumbuhan double digit atau tumbuh sebesar 10% setelah tahun lalu mereka hanya membukukan pertumbuhan penjualan 1%–2%. (bisnis.com)

Komentar ditutup.